A Fool's Paradise

A Phrase i use to define my own blog. A phrase Shakespeare used in Romeo and Juliet, 1592.

So, this is my paradise. A fool's paradise. :)
0 komentar

Sampah = Masalah?

Januari 02, 2011

Pertama-tama gw mau ngucapin Selamat Tahun Baru 2011 buat semuanya, dan ini post pertama gw di 2011. Dan post pertama ini sedikit berhubungan sama tahun baru sih, intinya soal resolusi tahun baru.

Jadi, pada akhir tahun kemaren (baca: beberapa hari lalu) banyak orang yang menge-tweet resolusi tahun baru mereka di twitter dengan hashtag #resolusi2011. Dan seorang temen, senior di kampus tepatnya, membuat sebuah resolusi yang mengusik gw. Demikian gw kutip dari akun twitter gw.

@sintaries: RETWEET! @Fakhriy_D: 2)Ga akan buang sampah sembarangan lagi...#resolusi2011


Dan ya, sesuai judul, yang bakal gw bahas disini dalah sampah.

Sebenernya niatan untuk membuat post tentang sampah ini datang sebelum tweet resolusi itu terbuat, hanya saja dengan adanya tweet itu, semakin mantap niat gw untuk membuat post ini.
Dan yang pengen gw bahas bukanlah soal resolusinya dan apa yang bakal gw lakuin soal sampah, tapi gw cuma pengen bahas sedikit pemikiran gw tentang sampah.

Sampah, reaksi pertama yang timbul ketika dengar kata ini? Mengernyit? Tertawa? Well, yang pengen gw bilang adalah bahwa sampah bukan sekedar sampah. Yah, yang pengen gw bahas disini adalah sampah sebagai masalah. Ya, masalah.

Masalah yang dari dulu sampai sekarang masih sulit dipecahkan, dan konyolnya, masalah yang dibuat oleh manusia itu sendiri. Yang pengen gw bahas bukanlah sampah organik yang bisa terurai dengan mudah, melainkan sampah non-organik (khusunya plastik) yang sulit ditanggulangi karena tidak mudah diuraikan oleh bumi sendiri juga oleh manusia.

Dan yang sekarang banyak dicari adalah solusi, solusi untuk mengatasi tumpukan sampah plastik itu. Solusi yang banyak muncul sekarang diantaranya; Daur ulang, Plastik yang mudah terurai, dsb. Efisienkah? Mengingat masih banyak tumpukan sampah plastik lain yang mengendap di tempat pembuangan sampah terdekat tanpa tahu harus diapakan? Membakar jelas bukan solusi, asapnya bisa-bisa bikin udara di bumi makin hancur.

Lantas? Entah kenapa dari awal yang terpikir oleh gw adalah; kenapa harus menggunakan plastik? (Paling banyak)untuk memudahkan membawa barang? Atau sebagai package dari banyak produk? Atau bahkan sebagai bahan utama peralatan rumah tangga?


Gw pikir kalau si-penemu-plastik yang gw ga tau siapa itu tau apa yang telah disebabkan oleh temuannya, mungkin dia bakalan nyesel nemuin plastik. Secara dia udah jadi penyumbang terbanyak kerusakan sekaligus sampah (baca: masalah) di bumi.

Kembali ke pertanyaan kenapa harus menggunakan plastik? Kita bisa mengurangi sampah plastik (non-organik) ini dengan tidak menggunakannya sama sekali kan? Maksud gue, ngga perlu makanan di-package sedemikian rupa menggunakan bungkus plastik. Orang bisa aja langsung makan di tempat dia beli makanan itu, ditambah langsung ada dua keuntungan. Tidak ada sampah package, tidak perlu kantong plastik untuk membawa makanan ber-package itu. Lagi, pasti ada yang nanya gimana dengan barang bukan makanan? Deterjen misalnya? Gampang, setiap orang bisa beli satu tempat untuk deterjen itu yang sebisa mungkin tidak terbuat dari bahan plastik. Logam, misalnya. Dan ketika barang tersebut habis, kita bisa pergi ke depot yang dibuar oleh si pabrik untuk kita mengisi ulang kebutuhan kita itu (deterjen, shampoo, dsb). Lagi, dua keuntungan.

Lantas kenapa hal sesimpel itu tidak terpikirkan oleh orang-orang pintar yang belajar dibidang itu? Bukan tidak terpikirkan, tapi sekedar karena alasan "ketidak-praktisan". Jawaban gw, untuk bumi yang lebih baik, "praktis" itu bukan pilihan kan?
0 komentar

Simbiosis Mutualisme

Desember 23, 2010

Caraku mencintaimu mungkin ambigu. Bagai burung jalak diatas punggung sang kerbau. Simbiosis mutualisme.

Bagaimana kalau bukan sekedar simbiosis mutualisme? Bagaimana kalau sang burung jalak jatuh cinta kepada sang kerbau?

Lagi, ambigu. Aku tidak mengibaratkan kita, kamu dan aku, sebagai hewan beda spesies yang saling jatuh cinta. Ini lebih kepada keberadaanmu yang jauh lebih besar, seperti sang kerbau, dibandingkan aku, si burung jalak.

Dan lagi, ambigu. Ketika dua insan saling mencintai, namun terbentur oleh norma-norma yang semakin lama semakin tidak masuk akal. Perbedaan umur yang boleh disamakan dengan perbedaan spesies burung jalak dan kerbau.

Dan sekali lagi, ambigu. Apakah karena burung jalak lain atau kerbau lain bilang bahwa burung jalak dan kerbau tidak diciptakan untuk saling mencintai, lantas mereka harus berhenti saling mencintai? Ini simbiosis mutualisme! Keduanya merasa untung karena saling mencintai!

Jadi, walaupun orang-orang mengatakan kalau kita lebih pantas disandingkan sebagai ibu dan anak, aku tetaplah burung jalak yang mencintai sang kerbau, yang beruntung karena kerbau tersebut menyambut cinta ambigu itu.


Ini tulisan yang gw singgung di post sebelumnya. Paragraf pertama itu pernah gw tweet di Twitter gue, terinspirasi dari seorang filmmaker yang juga suka nulis, menantang temennya untuk melanjutkan kata-kata setelah tagline 'caraku mencintaimu mungkin ambigu'. Dan ditambah dengan ide untuk proyek film berikutnya, jadilah tulisan tak beraturan ini. Please leave some comments below! ;)
0 komentar

Kunjungan setelah berabad-abad!

Jadi, apa kabar dengan blog gw?
Bukannya ga mau ngunjungin blog ini lho, hanya saja gw sedikit terlalu sibuk belakangan, ditambah ga tau apa yang harus ditulis. Maklum, sebagai anak sinema, menjelang ujian, pasti ada aja film yang mesti diselesaikan. Dan untungnya udah pada selesai.

Oke, sekarang gw mau promo dulu soal film yang gw singgung di atas. Jadi kampus gw tercinta, UMN, bakal ngadain film fetival! Tepuk tangan! *prok-prok-prok* Dan film yang gw kotor sutradarai juga bakal screening, plus ada award setelah screening 19 judul film pendek. Berharap film gw setidaknya bisa masuk nominasi.

Dan ini posternya:



Jadi, kalau lu ada waktu luang tanggal 5 januari 2011, usahakan dong buat dateng di festival film ini! Setidaknya untuk nonton short film gw *digebukin massa sinematografi UMN*!

Dan setelah satu proyek kelar, entah darimana gw dapet ilham untuk bikin film lagi. Proyek iseng-iseng sih, tapi siapa tau bisa dipakai buat tugas semester berikutnya? Dan idenya adalah tentang oedipus complex. Beneran ini ide muncul tiba-tiba aja. Dan script akan segera dibuat kalau ada ide. Terus, sebelum gw nge-post di blog ini gw sempet buat sebuah tulisan yang ga bisa dibilang sajak atau puisi, tapi gw tetep suka. Idenya dari cerita buat proyek baru itu sih, tapi kalau memungkinkan bakal gw masukin di Voice Over pemeran utamanya.

Tulisannya bakal gw post setelah post ini ya, biar lebih khusus dan ga nyelip di tenga-tengah post ini.

Kemudian, gw mau promosi lagi nih soal sebuah forum! Forum RP (Role-play) dengan basis cerita dari novel terkenal karangan J.K. Rowling, apalagi kalau bukan Harry Potter. Walaupun gw belom baca novelnya, tapi gw tau sedikit lah ceritanya dari film. Malah setelah join di forum ini gw jadi maniak Harpot gitu, sampe-sampe ngopy e-books-nya yang berbahasa inggris. Tujuh-tujuhnya lho! Walaupun belom sempet gw baca satupun *nangis dipojokan*.

Nah, buat yang suka harpot ditambah suka nulis, gabung deh! Disana lu bisa ketemu character bikinan gw bernama Barthomelew Bailey. Yah walaupun tulisan gw masih abal abis, tapi disitu gw belajar banyak dari member-member lain yang pada jago nulis! Intinya gampang kok, ngerti rules dan mau nulis! Ayo join! Link-nya: Indohogwarts.co.nr
Buat yang minat tapi kurang mengerti, sila tinggalkan pertanyaan di comment box, sebisa mungkin gw jawab. :)

Anyway, gw harus stop racauan ga jelas gw disini karena harus membetulkan script yang bakal gw dikumpul buat film festival nanti. Setelah gw post tulisan jelek yang gw bahas tadi, tentunya.
1 komentar

My Mid-term Project

Oktober 31, 2010

TADAA!!
NEW TEMPLATES!
So, how's your life? :)
Cukup lama ga update nih, maklum lagi sibuk UTS.. Ini aja cuma mau ngasih liat project Take Home Test gw.. So, ga perlu banyak basa-basai, here it is!





So how is it? Please leave some comments.. :)
1 komentar

#nomorehate

Oktober 10, 2010

So i just have a blogwalk several minutes ago. And i visited this amazing girl's blog: http://tiffanywxyz.blogspot.com/

Sedikit orang yang sekarang peduli sama hal seperti ini.. Kebanyakan blogger juga lebih sering nge-post hal yang lebih berhubungan dengan kehidupan pribadinya.. Dan yang mau nge-post hal yang mungkin menurut banyak orang sepele tapi sebenernya vital *seperti soal lingkungan dll* itu sedikit banget.
Berapa orang yang berani teriak "We want peace!" ? Mungkin banyak, tapi yang berani melakukan tindakan nyata untuk mewujudkannya?

So, here i put the badge she made.. That i support her, that i support world peace:

0 komentar

Random Sweet Thing

Oktober 08, 2010

Lagi ga tau mau nge-post apa sebenernya, tapi beberapa hari yang lalu gw sempet ngebayangin satu kejadian yang mungkin cukup lucu tapi sweet. I'd like to write it on this blog, so enjoy reading it.. :)

Once upon a time...
Ibu sedang berjalan mondar-mandir di depan Ayah yang sedang asik membaca koran.
Ibu: "Ayah, besok hari apa ya?" *sambil melirik Ayah*
Ayah: "Hmm? Hari selasa kan, bu?"
Tiba-tiba Ibu langsung pergi meninggalkan Ayah dengan muka kesal, Ayah yang keheranan menyusul Ibu ke kamar.
Ayah: "Ibu kenapa sih?"
Ibu: Jadi Ayah beneran ngga inget?
Ayah: "Inget apa toh, bu?"
Ibu: *air mata menetes dari sudut mata Ibu* "Ayah selalu saja begitu, tidak pernah ingat tanggal penting."
Ayah: "Tanggal apa toh?" *dengan wajah bingung*
Ibu: "Besok kan hari ulang tahun pernikahan perak kita!"
Ayah malah tertawa, Ibu semakin kesal saja.
Ibu: "Apa yang lucu?!"
Ayah: Ibu ini lucu, hanya masalah itu saja sampai ngambek. Kayak anak kecil saja."
Ibu: *cemberut*
Ayah: "Yang penting buat Ayah itu bukan berapa lama kita sudah menikah, bu. Yang penting itu adalah ketika Ayah bangun setiap paginya, ada Ibu disamping Ayah. Bahwa rasa cinta Ayah hanya untuk Ibu, ngga macem-macem sama yang lain."
Ibu: *kaget*
Ayah: "Yang Ayah selalu usahakan agar bisa hanya mencintai Ibu sampai Ayah berhenti bernafas tanpa mengkhianati Ibu, bukan berapa tahun Ayah bisa bertahan sama Ibu."
Ibu: "Tapi..."
Ayah: "Ssst.. Ibu kan tahu anak kita semua sudah besar, si kakak tahun lagi menikah, adik juga sudah akan wisuda. Itu baru sebagian dari perjalanan Ayah untuk setia sama Ibu.. Lagipula Ayah tahu, Ibu pasti akan mengingatkan Ayah soal tanggal-tanggal 'penting' itu.."
Ibu: "Maafkan Ibu ya, yah.. Ibu berpikiran dangkal.. Harusnya selama ini Ibu sadar bahwa Ibu mendapatkan suami yang baik dan setia, serta jadi teladan anak-anak.. Ibu juga akan mencintai Ayah sampi akhir nafas Ibu.."
Akhirnya Ibu kembali menangis, bukan tangisan kepedihan melainkan tangis bahagia.. :)

Yak, itu dia kejadian yang selintas berkelebat di otak gw.. Bahasanya agak aneh sih, tapi gw harap banyak yang suka.. Disamping rasanya kejadian kayak begini, di jaman sekarang pasti kemungkinan terjadinya sangat kecil, but who knows? :) Please leave a comment..